Kamis, 12 Mei 2016

Meta Model: The Power of NOW

Meta Model: The Power of NOW Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Baru-baru ini saya sempat mengikuti kuliah umum yang dibawakan oleh seorang pakar komunikasi di Indonesia. Beliau memaparkan informasi mutakhir tentang komunikasi. Menjadi sangat menarik ketika beliau memulai pembahasan dengan mendefenisikan apa itu komunikasi. Menurut informasi mutakhir, komunikasi di defenisikan sebagai the process of making sense out of the world and sharing that sense with others through verbal and nonverbal messages. Menelik defenisi di atas, maka komunikasi atas sebuah proses pembuatan makna dari dunia di luar diri kita dan berbagi makna tersebut dengan orang lain secara verbal maupun nonverbal.

Dengan kata lain, we can not not communication. Stimulus apapun yang berasal dari luar diri kita akan membuat kita memberikan makna tertentu padanya. Ketika kita mencari makna dalam diri kita, maka kita melakukan sebuah pencarian data di dalam memori untuk bisa menalar stimulus yang kita terima. Istilah kerennya adalah Transderivational Search (TDS). Nah, ketika melakukan TDS ini, maka kita cenderung melakukan pelanggaran meta model.

Meta model adalah model pertama yang dikembangkan oleh Richard Bandler dan John Grinder berdasarkan pola-pola bahasa yang digunakan terapis Virginia Satir dan Fritz
... baca selengkapnya di Meta Model: The Power of NOW Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 05 Mei 2016

Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah Aku

Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah Aku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hari Sabtu, hari nasional tanpa buku. Ah itu dulu. Sekarang kapan pun, hari apa pun, jam berapa pun, aku harus rela menunda istirahatku hanya demi ngejar-ngejar dosen pembimbing yang super sibuk. Ternyata begini repotnya nyusun skripsi. Juga hari ini. Bu Lia memintaku datang ke kampus. Itulah alasan kenapa aku di sini sekarang. Tepat di depan kantor jurusan Pendidikan Seni Rupa UPI.
Aneh sekali. Skripsiku ini lagi-lagi tak luput dari dosa-dosa kecil penggunaan EYD. Perbaikan lagi. Cetak ulang lagi. Keluar uang lagi. Intinya akhir minggu di bulan ini uangku semakin menipis.
Aku berjalan menuju kantin. Kampus tidak seramai biasanya, tentu saja. Aku sudah menginjak anak tangga terakhir. Lelah juga naik turun tangga lantai tiga. Di hari Sabtu ini tak sedikit yang datang ke kampus. Dua orang duduk di kursi dekat pintu masuk, satu orang sedang baca mading, beberapa orang mengotak-atik komputer tempat cek nilai, dan satu orang yang baru masuk gedung ini dan menyapa orang disana-sini. Pak Ridwan.
“Pa
... baca selengkapnya di Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah Aku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 03 Mei 2016

Harapan

Harapan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Eh?” Misa terkejut dengan apa yang diucapkan oleh Nel. Sungguh saat itu Misa tak pernah menyangka, dan belum bisa memahami apa yang dikatakan Nel. Kalau dipikir-pikir, kondisi Nel memang menjadi aneh akhir-akhir ini, dan keanehan itu mulai terlihat setelah liburan semester 1 kemarin…

****

“Nurramdhani, jangan lemas begitu! Semua juga kepanasan sekarang!” Bentak Bu Ira. Terlihat Nel sedang memegangi kepalanya dan terkadang hampir tertidur. “Kamu nggak apa kan Nel?” Tanya Misa.
“Iya, aku baik-baik aja kok..” Jawabnya.
Misa tidak terlalu mempercayai apa yang dikatakan oleh Nel. Jelas-jelas dia sering terlihat lemas, Dan Berhari-hari selalu Diare..
Selama 4 hari Nel absen sekolah. Dia terkena masuk angin dan sulit sembuh. Dan ketika Nel mulai masuk sekolah seperti biasanya, Misa menyadari keanehan lagi pada Nel. “Wah, Nel tambah kurus ya? kok bisa sih.. sejak kapan?”
“Ya begitulah.. aku juga kaget, Padahal makanku teratur.” Kata Nel sambil memakai baju olahraganya. “Lho Nel, kamu habis makan apa? lidahmu ada putih-putihnya tuh.. Nih, kaca!”
Nely baru sadar di lidahnya ada flek-flek putih. Flek-flek itu nampak jelas. “Ayo semuanya..! Buat 2 baris. Cepat!” Teriak pak Khoir, Guru olahraga. Semuanya melakukan pemanasan selama 5 menit. Dan mulai berhitung dari ara
... baca selengkapnya di Harapan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 19 April 2016

Pulau Hamil

Pulau Hamil Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Anginnya sejuk, Yah. Tempat apa ini?”
“Ini namanya Pantai, Nak.”
“Pantai apa, Yah?”
“Namanya Pantai Ujung”
“O, ujungnya yang mana, Yah?” ucap Latifah sementara dua jari telunjuk mungilnya yang baru berusia hampir lima tahun menunjuk ke arah yang berlawanan.
“Aduh, Fah, kamu banyak tanya. Dari tadi tidak pernah diam,” kata Maliki, sebuah tangannya merangkul tangan Latifah kecil yang hampir berlari di sampingnya.
“Yang mana, Yah?” ulang Latifah seakan tidak mendengar keluhan ayahnya. Pertanyaan beruntun tak putus-putusnya keluar dari mulut mungil anak itu, menghujani Maliki sejak mereka tadi meninggalkan Rumah dan di sepanjang jalan di dalam mobil, hingga mendarat di Pantai Ujung tidak jauh dari Kota. Tempat mereka biasa melepaskan kepenatan di akhir pekan.

Maliki tidak habis pikir dengan anak tunggalnya itu yang sangat rajin mengoceh dan tidak mengenal lelah. Padahal jarak dari rumah ke pantai tidak kurang dari lima jam perjalanan. Dan perjalanan itu pun mengantukkan bagi orang dewasa. Tetapi Latifah tetap bersemangat, kadang-kadang kasihan juga Maliki melihat anaknya. Dicobanya untuk mengajak istirahat sebentar sambil tidur-tiduran di tenda dekat mobil mereka diparkir, tetapi Latifah menolak. Dan terus bertanya.
“Kenapa pohon kelapanya banyak yang condong ke arah laut, Yah?”
“Itu karena angin lebih kencang dari darat ke laut,”
“Yah, disana itu ap
... baca selengkapnya di Pulau Hamil Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 15 April 2016

Mangkuk Berlubang

Mangkuk Berlubang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Alkisah, suatu hari di sebuah negeri. Seorang raja yang terkenal dengan kesombongan dan keserakahannya, beserta para pengiringnya, berpapasan dengan seorang paman berpakaian lusuh layaknya seorang pengemis. Paman itu bergegas membungkuk hormat dan sang raja yang pagi itu sedang berbaik hati menyapanya, “Paman, apa yang hendak Paman minta?” Si paman menjawab, “Yang Mulia bertanya kepada saya? Yang saya minta belum tentu Yang Mulia mampu mengabulkan.”

Dengan suara lantang sang raja berseru, “Sebutkan saja permintaanmu, tentu saja rajamu ini mampu memberi!”

Si paman menjawab tenang dan senyum, “Yang Mulia. Mohon maaf, jangan sembarang mengumbar janji dan perkataan.”

“Apapun juga, aku pasti mampu. Memang kamu meragukan? Rajamu ini adalah orang terkaya di seantero negeri.” Dengan suara lantang, sang raja berseru.

Si paman itu mengeluarkan dan menyodorkan mangkuknya, “Paduka.. tolong isi ini.”

Raja menjadi geram. Segera, ia memerintahkan bendaharanya untuk mengis
... baca selengkapnya di Mangkuk Berlubang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu